Malam ini kubuka lagi wall facebook-ku, melihat komen dan pesan dari teman. Begitu seabliknya. Namun ada satu wajah yang terpampang di wall-ku, wajah yang membuat hatiku sdikit meringis. Wajah yang selama ini sanghat ku kenali, sangat ku banggakan, sangat ku syangi. hingga seakaan aku tak ingin berpisah dengannya.
Kami memang tak saling pandang, sebab dia di seberang pulau. Mesti nyeberang dua kali via ferry baru bisa ketemu. Ya, Jawa Timur. itulah tempatnya. Tepatnya di Madiun desa Geger. Wanita yg selama ini kusayang tinggal di sana. Namun aku hanya bisa mengenang cerita dengannya. Dan kini kenangan demi kenangan berseliewran di otakku, membawa aku kembali bersamanya. Kembali berdua walau hanya lewat ponsel.
Jujur, aku rindu akan dia. malam-malam dengan suasana seperti ini mengingatkanku pada dirinya. Aku merasa sulit melupakannya. Sulit menghapus jejak cintanya, walau kini cerita telah berbeda. Berpisah, mungkin kata ini terlalu ekstrim untuk menggambarkan jalinan kami sebab ia tak ingin kita berpisah. Hanya izin orang tua yang membelenggu, hingga ia memutuskan seperti ini.
Untuk beberapa hari ini aku merasa lemah jika mengenangnya. Sedikit rapuh, hingga menurunkan semangat kerja dan gairahku dalam beraktifitas. Dan entah sampai kapan aku merasakan hal ini. Karena aku begitu mencintainya.
A, aku RUNDU, Syg...